GAMES
Selasa, 22 Juni 2010
Rabu, 03 Maret 2010
20 Kiat MemotiVASI DIRI
Sudahkah anda memikirkan akan menjadi apa 10 tahun yang akan datang?
2. Jauhi foya-foya
Bersenang-senang adalah hasil, bukan tujuan
3. Gunakan perangkat yang tepat
Anda sendiri yang tahu apa yang terbaik bagi diri anda.
4. Kembangkan tujuan anda
Memiliki tujuan membuat anda selalu termotivasi untuk mencapainya.
5. Tetapkan Saat Kematian
Buatlah orang-orang yang kita kasihi tersenyum, saat kita meninggalkannya.
6. Berteman dengan teman-teman yang sukses
Bergaul dengan teman yang sukses, akan memicu anda untuk menjadi seperti mereka.
7. Dekati rasa takut
Bila anda takut sesuatu hal buruk menimpa anda, anda akan termotivasi untuk mencegahnya sebelum terjadi.
8. Membuat jadwal Comeback
Tidak pernah ada orang sukses, yang tidak pernah mengalami kegagalan. Dan mereka selalu kembali bangkit lebih banyak dari jumlah kegagalannya.
9. Welcome Mr. Trouble
Selalu tertantang untuk mengalahkan kesulitan
10. Awali dengan rasa senang
Mengerjakan sesuatu yang menyenangkan, membuat kita tidak merasakannya sebagai ?pekerjaan?.
11. Berlatih keras
The best is never rest
12. Membuka masa depan
Right here and now. Tidak perlu berlelah-lelah hanya untuk bernostalgia.
13. Kembangkan permainan
Jadilah sutradara
14. Be Yourself
Be Yourself! Be Yourself!
15. Berangkat Perang!
Jadilah pemenang!
16. Ciptakan Perubahan.
Buatlah titik. Untuk membuat sebuah garis, anda harus terlebih dulu membuat titik (Jaya Suprana).
17. Do it Badly!
Tidak harus selalu mengawali sesuatu dengan serius.
18. Enjoy your working!
Percaya bahwa semua masalah selalu ada jalan keluarnya.
19. Bertanya dan bertanya!
Tidakkah saya bisa mengerjakannya lebih baik daripada sekarang?
20. Let the water flows
Inilah awal dari garis yang anda buat. Kemana arahnya tergantung dari anda sendiri.
Selasa, 02 Maret 2010
BERDIRI TEMAN
Teka-teki hidup apalagi ini
Hati pun melemah saat 'kan kembali pulang...
Tak usah berharap lebih 'tuk berlari
mungkin hari ini tak pernah kembali
Berjalanlah perlahan menyelesaikan hari...
Hari...
(Hari... hari...)
Jangan kau jadikan satu kenangan yang memilukan
Berdiri teman
Jalan begitu banyak terbentang
jangan kau lewatkan tanpa harapan
Berdiri teman...
Dengan harapan...
Berdiri teman...
(Gali harapan...)
Jangan jadikan... kenangan
Teka teki hidup yang nyata...
Jangan jadikan... kenangan...
teruslah berjalan perlahan...
Berdiri teman...
Berdiri teman...
Berdiri teman...
by closehead



lirik lagu Kekasih Sejatiku Adalah Kesunyian...
Di Dalam Kegelapan
Yang Kuingin Menjadi Terang Kembali
Merasa Kehilangan Hanyalah Perasaan
Dalam Kesendirian
Yang Kuingin Sosok Terangmu Kembali
Semua Langkah Ku
Kan ku Raih Kan ku Raih
Saat ku Terang Kembali Saat ku Terang Kembali
Kekasih Sejatiku Adalah Kesunyian
Di Dalam Kegelapan
Yang Kuingin Menjadi Terang Kembali
Semua Langkah Ku
Kan ku Raih Kan ku Raih
Saat ku Terang Kembali Saat ku Terang Kembali
Dulu Kakiku Hanya Beralaskan Setapak Tanah
Kepalaku Pun Hanya Beratapkan Langit Kelam
Kekasih Sejatipun Hanya Kesunyian
Di Dalam Kegelapan Yang Kuinginkan
Semua Langkah Ku
Kan ku Raih Kan ku Raih
Saat ku Terang Kembali Saat ku Terang Kembali
by closehead
hanya dirimu
Bayangan menjadi sosok yang hidup menduduki tubuh yang berbayang ini.
Kunikmati detik yang melelahkan jiwaku ini dengan semua kegelisahan dan kehampaan yang setia menemaniku tanpa pernah mempedulikan tawa sang raja yang tinggal dalam kehati-hatian batin.
Kadang aku hanya bisa bahkan hanya tidak bisa diam oleh semua ini.
Kata maaf menjadi sebuah kata-kata saja dan penyesalan tinggal dalam lembahnya palung kehidupan yang terlupakan.
Aku menangis untuk ketiadaan dan aku senang untuk kehampaan yang tiada, air mataku mengalir deras tanpa aliran dan jatuh tanpa tumpuan.
Jumat, 26 Februari 2010
UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG RAHASIA FAKULTAS PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
SKIZOTIPAL
Semester Ganjil Tahun Akedemik 2009-2010
Eni Nugrahawati Dra, Mpd
Endah Nawangsih Dra, Msi
Oleh :
Nadya Shabrina
10050006001
UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG
FAKULTAS PSIKOLOGI
2009
I. IDENTITAS SUBJEK
Nama : R. A. G. A
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat dan Tanggal lahir : Bandung, 17 January 1988
Suku Bangsa : Sunda
Agama : Islam
Pendidikan : Mahasiswa sem. 7 Ilmu Pemerintahan UNPAD
Alamat : Komp. K, C
Nama Ayah : H. I I (alm)
Usia Ayah :
Suku Bangsa : Sunda
Pendidikan Terakhir : S2 (Management UNPAD)
Pekerjaan : Direktur PT. Olympic
Alamat :
Nama Ibu : L P R
Usia Ibu : 47
Suku Bangsa : Sunda
Pendidikan Terakhir : S1 ( Hukum UNPAR)
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Komp. F R, C
II. IDENTITAS PEMERIKSA
Nama : Nadya Shabrina
NPM : 10050006001
Tujuan Pemeriksaan : Evaluasi Kepribadian
Tanggal Pemeriksaan : 9 Januari 2010 – 12 Januari 2010
Tempat pemeriksaan : Rumah Tester
III. STATUS PRAESSENS
S memiliki tinggi badan 168 cm dan berat badan 62 kg dan berkulit putih. Saat pertama melakukan pemeriksaan S menggunakan celana jeans berwarna coklat muda dan menggunakan ‘sweter’ rajut berwarna merah dan mngenakan jaket lagi berwarna merah. S menggunakan sepatu putih bertali dan membawa tas ransel berwarna hitam. S memiliki rambut bergelombang yang dibiarkan berantakan dan memiliki jambang yang bersatu dengan janggut. Kesan yang di dapat dari S, S adalah seorang yang memperhatikan penampilan.
IV. OBSERVASI
4.1 OBSERVASI UMUM
Selama pengetesan dan anamnesa S selalu menggerakan kakinya dan sesekali merokok.
4.2 OBSERVASI KHUSUS
4.2.1. RH Klinis
Ketika mengisi RH klinis S tidak banyak berbicara. S hanya mengisi RH tersebut sambil merokok. S mengisi lembar RH dengan serius terlihat dari S menundukan kepala ketika mengisi dan dahi S berkerut sesekali.
4.2.2. BAUM
S menggambar garis horozontal dan vertikal ketika memulai menggambar, lalu berkata pada tester sambil tertawa “ini biar simetris gambarnya”. Setelah menarik garis tersebut S menggambar batang dan kemudian menggambar mahkota yang berbentuk setengah lingkaran. S menggambar dahan-dahan di dalam mahkota tersebut dan didahannya ditambahkan beberapa daun setelah itu S menggambar lingkaran seperti “lubang” ditengah batang pohon. Dan yang terakhhir S menambahkan “shading” di mahkota dan batang yang digambarnya setelah itu menarik garis lurus dibawah akar.
4.2.2. DAM
Gambar pertama yang digambar S adalah seorang laki-laki yang sedang membuka kedua tangannya ke atas dan membuka kedua kakinya lebar. Pada gambar ini juga S menarik garis vertikal dan horizontal seperti yang dilakukannya ketika menggambar BAUM. S tidak banyak berbicara ketika sedang menggambar. Setelah menarik garis lurus vertika dan horizintal, S menggambar muka, lalu badan. Tangan dan kemudian kakinya. S juga menambahkan dada yang bidang dan yang terakhir S menggambar sepatu. Setelah itu memberi keterangan “ bang aldy, lagi berekspresi dan umurnya 29 tahun”
Gambar kedua S menggambar wanita dalam bentuk profile dan wanita yang digambar S tidak mengenakan pakaian. Dalam gambar ini S memberi garis horizintal. S memberi keterangan “Tina Arena, 30 tahun sedang menari.
4.2.3. ANAMNESA
Ketika anamnesa tentang orang tua S menjawab dengan mimik muka yang serius sehingga membuat dahinya berkerut. Banyak pertanyaan tester yang tidak dijawab S dengan benar ketika ditanya tentang relasi sosialnya S menjawab sambil tertawa lalu menjawab hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan pertanyaan yang diajukan tester.
V. ETILOGI GANGGUAN
Keluhan yang dialami S :
1. Perasaan ingin bunuh diri yang dirasakan S sejak S masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
2. Menaruh rasa curiga kepada orang lain dan susah memepercayai orang
3. Pelupa
4. Sulit berkonsentrasi
5. Merasakan gangguan pada perut ketika banyak masalah
6. Merasa seperti ada yang ingin membunuh dirinya
S berasal dari keluarga yang “broken home”, orang tua S bercerai ketika S masih SD. S selalu melihat ayah dan ibunya bertengkar. Ketika itu S SMP, S merasa dirinya ingin bunuh diri. Namun keinginan untuk bunuh dirinya hilang ketika S mengingat Allah. S mengaku imannya lah yang menahan S untuk bunuh diri. S merasa benci diri sendiri karena S menganut prinsip Kurt Cobain “i hate my self and i want to die”, tapi setelah mendapat pencerahan dari meditasi dirinya yang bilang “ Allah tidak akan meninggalkan umatnya”
Perasaan ingin bunuh diri itu timbul waktu S memikirkan masalah dan tidak menemukan jalan keluarnya. Ketika ditanya masalah apa yang bisa membuat S seperti itu, S menjawab “ masalah diluar jangkauan, saya ga bisa mengendalikan diri sendiri, diluar logika kayanya bercampur dengan halusinasi.” Dan ketika ditanya halusinasi seperti apa yang dirasakan S, S menjawab “ seperti semuanya benda-benda di sekitar saya menghimpit saya, kadang ngerasa kalau bangun dari tidur saya merasa ada 2 orang, jadi pikiran itu lepas dari badan saya.”
S merasa dirinya dipengaruhi oleh hal-hal yang “ghaib”, S merasa dirinya bisa meramal dan bisa melihat masa depan. Ketika ditanya tentang hal-hal ghaib oleh tester, S menjawab “ saya ini bisa melihat sesuatu yang ga bisa dilihat sama orang lain secara umumnya, titisan dari nenek. Saya suka meditasi di atas genteng di kosan saya mencari ilham.” “ Saya ngerasa saya ini anak indigo”. Ketika ditanya meditasi apa yang dilakukan, S menjawab “ membakar dupa, olah nafas dan melakukan dzikir”
Ibu S di diagnosa oleh dokter menderita skizofrenia, sehingga S sudah susah berkomunikasi dengan ibunya. Ibu S sudah ditangani oleh seorang psikiater. Ibu S sempat masuk Rumah Sakit dalam penanganan penyakit yang dideritanya. Menurut S ibunya sempat sembuh dan berkerja dengan normal di Pekanbaru, tapi apabila ibunya kembali ke Bandung dekat dengan neneknya penyakit ibunya kambuh. S mengaku ibunya sempat tidak mengenali S.
Belakangan ini S selalu menaruh curiga kepada orang lain dan susah untuk mempercayai orang lain karena menurutnya orang itu akan membunuhnya atau akan menikamnya dari belakang. S berkata “ ya sama, sama apa yang dirasain ibu, saya juga ngerasain, kalau saya sudah merasakan hal tersebut saya lebih baik tidur, tidur itu untuk meghilangkan perasaan tesebut jadi yang deoy tahu aja , saya kan bisa tidur seharian penuh apalagi kalau ada masalah jadi tidur itu pelarian saya.”
S merasa dirinya sering lupa, S selalu lupa jadwal kuliahnya sehingga sering tidak masuk kuliah atau terlambat. Bahkan jalan yang sudah dilewati beberapa kali pun S sering lupa, S sering sekali salah jalan, S bercerita “ waktu itu saya kan mau ke Bogor eh malah nyasar ke Sukabumi, hampir Pangandaran hehehe.” Terkadang jalan pulang kerumahnya saja dari kampusnya S berputar-putar dan sering sekali salah jalan.
S mengeluh dirinya sering sakit perut, ketika ditanya sakit perut sperti apa S menjawab “ sakit perut ya melilit sakit banget, tapi anehnya itu buat saya jadi semangat.” Ketika ditanya lebih lanjut mengapa menjadi semangat S menjawab “semakin saya merasa sakit timbul sesuatu dalam diri saya untuk melakukan atau mengerjakan sesuatu, contohnya kalau lagi ngerjain tugas terus saya sakit perut saya semangat ngerjain tugasnya”.
S merasa cemas, karena perasaan dikerjar dosa dan cemas akan masa depan. Dosa yang S maksud adalah dosa akan masa kecil, S sering sekali membunuh binatang dan menyiksa anak kecil, berzinah, minum-minum alkohol dan sempat memakai narkoba. Cemas akan masa depan adalah cemas akan nasibnya kedepan apakah nasibnya akan sama dengan orang tua atau tidak .
VI. ANAMNESA
Posisi dalam keluarga :
1. S
2. P, 19 tahun, mahasiswa sem. 3 Fakultas Ekonomi Pembangunan UNPAD
3. L, 5 tahun, play group (adik tiri satu ayah lain ibu)
• Ayah.
Menurut S ayahnya adalah seorang yang bijaksana dan humoris. Ayah S semasa hidupnya mudah akrab dengan orang lain. Menurut S dimana ada ayahnya suasana pasti akan ramai dan seru. Ayahnya mempunyai hoby yang bernyanyi sama seperti S. Menurut S bakat yang dimilikinya dalam bernusik diturunkan oleh ayahnya. S mengaku tidak pernah dimarahi oleh ayahnya apabila S berbuat kesalahan yang dimarahi adalah ibunya. Ayah S tidak pernah membuat aturan. Namun semua keputusan ada ditangan ayah S.
Ayah S meninggal tahun 2006, ketika ayahnya meningga S merasakan down dan kecewa oleh keadaan. Lalu S mengatakan “kenapa harus terjadi aku tak percaya engkau telah tiada”. Setelah ayah S meninggal S merasa banyak sekali masalah di dalam keluarganya.
• Ibu
Ibu dimata S adalah seorang yang religius, pendiam, hanya berbicara ketika diperlukan seperti ada perasaan tertekan dalam dirinya yang membuat ibu S merasa cemas. Ibu S seorang yang royal mudah sekali memberi tanpa menita balasan Menurut S, ibunya merasa cemas karena ada yang ingin membunuhnya dengan membawa salib. Ibu S orang yang eksentrik, pakaiannya selalu lain dari yang lain dulu smepat berkerudung lalu melepas kerudung dan memakai baju sexy, lalu sekarang berkerudung kembali. Ibu S paling tidak bisa diajak berdebat keyakinannya tidak bisa diganggu gugat. Dulu ibunya yang membuat aturan dirumah, tetapi aturan itu hanya untuk ayah S tidak untuk S dan adiknya. Aturannya jam malam untuk ayah S.
Menurut S tentang penyakit yang diderita ibunya itu sudah ada sebelum menikah dengan ayah S. Karena faktor keturunan. S berkata buyutnya itu memiliki sakit yang sama dengan ibunya dan ada kakak perempuan ibu S yang pertama juga di diagnosa sakit yang sama seperti ibunya.
S merasa dekat dengan ibunya, ibu selalu perhatian walaupun tidak banyak berkomunikasi dan membuat anak-anaknya merasa aman. Semenjak ibunya sakit ibu S sering berdiam diri, tidak ada kerjaan dan sudah mulai menjauhkan diri dari orang lain. Menurut S “ yang anehnya setiap ibu ke bandung, ibu tuh selalu kambuh sakitnya, karena deket ma ninah kayanya.”
• Relasi antara ayah dan ibu
Keduanya saling mengurus , S bilang “ ibu mengurus bapa karena bapa sakit ginjal , dan bapa mengurus ibu karena sakit kejiwaannya”. Ibu S yang menggugat cerai ayah S karena ayah S selalu melanggar peraturan yang di buat ibu pada tahun 1994 lalu kembali rujuk pada tahun 2000. Kemudian tahun 2002 ayah S mengguggat cerai ibu S karena tidak bisa menerima ibu S yang tidak kunjung sembuh dan ayah S mulai selingkuh. Semenjak Ayah S menggugat cerai sakit yang di derita ibu semakin parah.
Keduanya sering kali berselisih paham di depan S dan adiknya. Ayah S pernah mencekik leher ibunya dan mendorong badan ibunya ke tembok di depan S dan adiknya. Namun ibu S tidak pernah melawan hanya menangis sendirian dan berdoa saja. Ketika ditanya perasaan S ketika orang tuanya bercerai S mengaku sangat sedih tapi tidak bisa berbuat apa-apa.
• Keadaan S setelah orang tua S bercerai
Kedua orang tua S bercerai ketika S masih SD, menurut S orang tuanya sering sekali bertengkar di depan S dan adik kandungnya. Ketika orang tuanya bercerai S sempat tinggal hanya dengan ibu dan adik perempuannya. Lalu S sempat tinggal di Pekanbaru tinggal bersama kakak perempuan ibunya yang seorang psikolog karena waktu itu ibunya memerlukan perawatan disana. S juga sempat tinggal dengan kakak laki-laki ibunya di daerah Cianjur ketika S masih SD dan setelah itu S kembali tinggal di Bandung tinggal bertiga dengan ibu dan adiknya dirumah yang diberikan oleh nenek S.
Ketika S masuk SMA di Bogor, S tinggal dengan ayahnya dan ibu tirinya. Ibu tiri S. Ketika menikah dengan ayah S, ibu tirinya sudah memiliki seorang anak perempuan dan S juga memiliki seorang adik laki-laki. Ketika tinggal bersama denga ayah dan ibu tirinya S mengaku tidak betah, S banyak menghabiskan waktu di luar rumah dan pulang kerumah hampir larut malam, tetapi Ayah S tidak pernah memarahi S.
Setelah ayah S meninggal S tinggal di kosan di Jatinangor. S dan adiknya diasuh oleh kakek dan nenek dari keluarga ayahnya. Yang membiayai hidupnya sekarang adalah nenek S. S mengaku hidupnya nomaden, “ kadang di rumah nenek, di rumah opah, dirumah sodara juga sering”.
• Riwayat Pendidikan
S masuk SD usia 5 tahun, S sempat tidak naik kelas karena S membuang raportnya ke sawah dan S memandikan anak guru dengan detergen sehingga S di keluarkan dan akhirnya S pindah sekolah dan masuk SD usia 6 tahun. Saat SD S beberapa kali pindah sekolah, S sempat sekolah di Bekasi, Pekanbaru, dan Cianjur lalu kembali ke Bandung kelas 3 SD di SD.N Merdeka 5 sampai S lulus SD. S lulus SD dengan nem yang baik sehingga S bisa masuk di salah satu SMP negeri favorit di Bandung. Kemudian ketika masuk SMA, S sempat masuk SMA swasta selama 1 semester di Bandung karena Nemnya kurang. Kemudian S pindah ke Bogor karena tinggal dengan ayah dan ibu tirinya dan bersekolah di salah satu SMA favorit di Bogor ditengah semester 2. S mengambil jrusan IPS. Dari dulu s memiliki kemahiran dalam pelajaran Bahasa Inggris.
Sekarang S kuliah di Universitas Padjadjaran (UNPAD) fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, S masuk melalui jalur SMUP. S mengaku S masuk kuliah disana karena S memiliki ketertarikan pada ilmu pemerintahan dikarenakan nenek S seorang pejabat pemerintahan (Bupati). S mengaku kuliahnya tidak berjalan lancar karena S banyak tidak kuliah karena S sering terlambat dan lupa jadwal kuliah. IPK S sekarang 2,11. Namun sekarang S sedang berusaha memperbaiki nilainya.
• Riwayat Pekerjaan
S sempat bekerja menjadi Leader officer pada PT. Djarum dalam suatu acara. Acara tersebut adalah lomba main games se-Jatinangor. Menurut S acara berjalan dengan baik sehingga S ditawarkan menjadi pekerja tetap. Sekarang S berkerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang enterpreuner (DBS), S baru saja memulai berkerja pada perusahaan ini.
• Aspek Dorongan dan Emosi
Hal yang membuat S senang adalah ketika S merasa dicintai, merasa diperhatikan, merasa dimengerti, jika S sedang senang S akan berteriak dan bernyanyi. Hal yang membuat S sedih ketika S diatur oleh orang lain, diacuhkan dan dibenci oleh orang lain, jika S sedang sedih S akan mengurung diri di kamar dan meditasi. Ketika ditanya hal yang membuat S kecewa S menjawab “ yaa waktu kalah, ngerasa di buang kaya diputusin ters remove atau ignorance”, S tidak bisa menrima keadaab ini, maka S akan marah Ketika ditanya hal yang membuat S marah, S menjawab “ketidakadilan, jadi yang kuat menekan yang lemah”. Jika sedang marah S akan mengahancurkan barang dan menghancurkan diri sendiri seperti meminum obat melebihi dosis yang ditentukan.
S memiliki cita-cita ingin cepat lulus sarjana karena untuk mempercepat karir dan S memiliki mimpi-mimpi yang harus diwujudkan. Jangka panjangnya S ingin membuat perusahaan S menjawab “ karena saya adalah pewaris tunggal dari nenek saya akan membangun perusahaan baru karena tidak memungkinan membuat pemerintahan baru”.
• Relasi Sosial
S mengaku memilki banyak teman ketika ditanya berapa jumlahnya S menjawab “ lebih dari 100 orang”. S berkata ‘tidak kawan dan lawan yang abadi “ teman-teman yanng banyak itu hanya sekedar teman tidak dekat. Menurut S, S memiliki seorang teman dekat yang sudah berteman dengannya waktu S mulai kuliah yang membuat S dekat dengan temannya. Alasannya adalah temannya selalu membuatnya bahagia. Karena S dapat melepaskan semua unek-unek dihati dan S bisa menjadi diri sendiri ketika bersama teman-teman.
S sekarang memiliki seorang teman dekat, S merasa hubungannya sedang hangat-hangatnya. S merasa hubungan yang sekarang adanya saling mengerti dan setiap masalah dapat diatasi dengan mudah. S mengaku bahwa S belum bisa melupakan mantan pacarnya karena S masih ingin melunasi janji-janji S bersama dengan mantannya. Ketika ditanya kenapa sekarang berpacaran dengan pacarnya yang sekarang S menjawab “saya cinta dia karena akhlaknya, sedangkan dengan mantan saya merasa dekat sekali sudah merasa seperti bagian dari hidup”.
• Hetero Anamnesa
(sepupu S)
S anak yang periang, bisa dikatakan S seorang yang sangat menghibur. Sehingga jika tidak ada S ketika sedang kumpul keluarga seperti ada yang kurang. S bisa menghibur karena tingkah laku S cukup tidak wajar dan S selalu mau di suruh melakukan “hal yang aneh-aneh” contohnya S pernah memakan cicak hidup. Jika S berpakaian kadang-kadang suka seenaknya, apa saja yang bisa dipakai, S pakai. Bisa dikatakan S orang yang eksentrik. S juga suka sekali tiba-tiba menghilang tanpa pamit jika sedang berkumpul dengan keluarga. Dulu S pernah mneyemn kucing dan setelah semennya mengering S melempar sehigga tubuh kucing itu berantakan. S sewaktu kecil suka menyiksa binatang.
S orang yang pintar, mudah sekali mengingat apa yang sudah S terima contohnya pelajaran. Terkadang S sulit diajak bicara karena jika ditanya S tidak pernah menjawab dengan benar. Menurut sepupunya S selalu salah menerima maksud dan omongan dirinya “ga nyambung”. S juga penah “mengadu domba” semua sepupunya sehingga bertengkar. S juga bukan orang yang bertanggung jawab, semua barang yang dimilkinya tidak pernah dirawat dengan baik dan S juga orang yang teledor sering sekali kehilangan handphone.
Menurut sepupunya S anak yang rajin beribadah S, setahu sepupu S, S tidak pernah meninggalkan solat. S bisa meramal terkadang ramalan yang diberikan S benar.
.
VII. KESIMPULAN SEMENTARA
S dididik dalam keluarga yang tidak mempunyai aturan sehingga membuat S tidak mengetahui apa yang benar dan apa yang salah. S juga menjadi tidak disiplin dan tidak bisa bertanggung jawab. S menjadi orang yang egosentris. S kurang dapat perhatian dari keluarganya sehingga membuat tingkah laku S yang “aneh” untuk menarik perhatian dari banyak orang.
S seorang yang mudah tergugah secara emosi, dan S selalu mengekspresikan dengan cara yang berlebihan karena tidak tidak adanya pembelajaran yang baik. S sempat ingin bunuh diri karena perasaan tertekannya yang tidak S keluarkan secara asertif. S sebenarnya memiliki keinginan yang tinggi namun kurang dibarengi dengan usaha yang maksimal.
VIII. TEORI
A. PENGERTIAN SKIZOFRENIA
Skizofrenia merupakan suatu deskripsi sindrom dengan variasi penyebab dan perjalanan penyakit yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, dan sosial budaya (Rusdi Maslim, 2000 : 46). Skizofrenia merupakan suatu gangguan psikotik yangg kronik, sering mereda, namun hilang timbul dengan manifestasi klinis yang amat luas variasinya (Kaplan 2000 : 407). Menurut Eugen Bleuler (Maramis, 1998 : 217) Skizofrenia adalah suatu gambaran jiwa yang terpecah belah, adanya keretakan atau disharmoni antara proses pikir, perasaan dan perbuatan.
Dari ketiga pengertian diatas, penulis menyimpulkan bahwa skizofrenia merupakan suatu gambaran sindrom dengan berbagai macam penyebab dan perjalanan yang banyak dan beragam, dimana terjadi keretakan jiwa atau ketidak harmonisan dan ketidaksesuaian antara proses pikir, perasaan dan perbuatan serta hilang timbul dengan manisfestasi klinis yang beragam.
Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamine, yaitu salah satu sel kimia dalam otak. Ia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).
Skizofrenia bisa mengenai siapa saja. Data American Psychiatric Association (APA) tahun 1995 menyebutkan 1% populasi penduduk dunia menderita skizofrenia. 75% Penderita skizofrenia mulai mengidapnya pada usia 16-25 tahun. Usia remaja dan dewasa muda memang berisiko tinggi karena tahap kehidupan ini penuh stresor. Kondisi penderita sering terlambat disadari keluarga dan lingkungannya karena dianggap sebagai bagian dari tahap penyesuaian diri.
Gejala-gejala skizofrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:
1. Gejala-gejala Positif
Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran (kognitif). Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.
2. Gejala-gejala Negatif
Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresika
Menurut Bleurer, gejala skizofrenia dibagi dua, yaitu :
a. Gejala primer
1) Gangguan proses pikir (bentuk, langkah, dan isi pikir)
Pada skizofrenia inti ganguan memang terdapat pada proses pikiran.
2) Gangguan afek dan emosi
Parathimi : apa yang seharusnya menimbulkan rasa senang dan gembira, pada penderita timbul rasa sedih atau marah. Paramimi : penderita merasa senang dan gembira, akan tetapi ia menangis.
3) Gangguan kemauan
Banyak penderita dengan skizofrenia mempunyai kelemahan kemauan. mereka tidak mengambil keputusan, tidak dapat bertindak dalam suatu keadaan.
• Negativisme : sikap atau perbuatan yang negatif atau berlawanan terhadap suatu permintaan
• Ambivalensi kemauan : menghendaki 2 hal yang berlawanan pada waktu yang sama.
• Otomatisme : penderita merasa kemauannya dipengaruhi oleh orang lain atau oleh tenaga dari luar, sehingga ia melakukan sesuatu secara otomatis.
4) Gejala psiomotor / gejala katatonik gangguan perbuatan
Disebut juga dengan gejala-gejala katatonik. Sebetulnya gejala katatonik sering mencerminkan ganguan kemauan. Bila gangguan hanya ringan saja, maka dapat dilihat gerakan-gerakan yang kurang luwes atau agak kaku.
b. Gejala sekunder
1) Waham
Pada skizofrenia waham sering tidak logis sama sekali dan sangat bizar. Tetapi penderita tidak menginsafi hal ini dan untuk dia wahamnya merupakan fakta dan tidak dapat diubah oleh siapapun.
2) Halusinasi
Pada skizofrenia, halusinasi timbul tanpa penurunan kesadaran dan hal in merupakan suatu gejala yang hampir tidak dijumpai pada keadaan lain.
Etiologi
Dengan beragamnya presentasi gejala dan prognostik, maka tidak ada faktor etiologi yang dianggap kausatif. Oleh karena itu terdapat berbagai penyebab, antara lain :
a. Model Diatesis Stress
Merupakan model yang sering di gunakan. Model ini mengemukakan bahwa seseorang mungkin memiliki suatu kerentanan spesifik (diatesis). Apabila hal tersebut dipengaruhi oleh stressor baik biologis, genetik, psikososial, dan lingkungan akan menimbulkan perkembangan gejala skizofrenia.
b. Faktor Biologis
Area otak utama yang terlibat dalam skizofrenia adalah sistem limbik, ganglia basalis, lobus frontalis. Sistem limbik berfungsi mengendalikan emosi. Pada skizofrenia terjadi penurunan daerah amigdala, hipokampus dan girus parahipokampus. Jika fungsi ini terganggu maka akan menimbulkan gejala skizofrenia yaitu terjadi gangguan emosi. Ganglia basalis berkaitan dengan pengendali pergerakan. Pada pasien dengan gejala skizofrenia memperlihatkan pergerakan yang aneh, seperti gaya berjalan yang kaku, menyeringaikan wajah dan stereotipik. Selain itu ganglia basalis berhubungan timbal balik dengan lobus frontalis sehingga jika terjadi kelainan pada area lobus frontalis maka akan mempengaruhi fungsi ganglia basalis.
c. Genetik
Telah banyak penelitian yang memastikan bahwa pengarus genetik sanat besar pada pasien skizofrenia. Kembar monozigot memiliki angka kesesuaian yang tertinggi. Penelitian yang mutakhir telah menemukan bahwa pertanda kromosom yang berhubungan dengan skizofrenia adalah kromosom 5,11 dan 18 pada bagian lengan panjang dan kromosom 19 pada bagian lengan pendek, dan yang paling sering dilaporkan adalah terjadi pada kromosom X. Pada skizofrenia kromososm-kromosom ini mengalami kelainan yaitu saat mengkode dapat terjadi kekacauan seprti translokasi.
Penyimpangan proses pikir, persepsi, dan perilaku ini dipercaya akibat dari ketidakseimbangan neurokimia di otak yang sangat mungkin terjadi karena penyimpangan genetik. Petunjuk adanya peran genetik pertama kali didapat dari penelitian keluarga. Jumlah penderita dalam keluarga lebih banyak dibandingkan dengan penderita pada populasi umum. Satu dari 100 orang dalam populasi umum pernah menderita skizofrenia dalam periode hidupnya, sementara dari 100 saudara kandung penderita dijumpai 13 orang juga skizofrenia.
Bagaimana dengan keponakan? Dari penelitian "epidemiologi keluarga" terlihat bahwa risiko untuk keponakan adalah 3 persen, masih lebih tinggi dari populasi normal yang hanya 1 persen. Dengan demikian, kemungkinan anak tumbuh sehat adalah 97 persen. Semakin dekat hubungan keluarga biologis, semakin tinggi risiko terkena skizofrenia
Hubungan antara gen dan skizofrenia lebih kompleks dari yang diperkirakan. Kini, meski telah puluhan tahun, ada keyakinan tentang faktor etiologi genetik pada skizofrenia dan telah ribuan penelitian dilakukan, gen utama yang berhubungan langsung dengan skizofrenia tidak berhasil diidentifikasi. Penemuan-penemuan sporadik sering bermunculan, tetapi tidak berhasil dibuktikan ulang.
Kini sangat dipercaya, seperti penyakit kompleks lainnya (diabetus melitus, asma, dan kanker) pada skizofrenia terdapat lebih dari satu gen yang berperan. Namun, tidak ada yang bisa memastikan jumlahnya. Dari sekitar 30.000 gen yang berhubungan dengan reseptor di otak, seluruhnya bisa menjadi kandidat gen skizofrenia!
Selain itu, dipercaya bahwa gen bukanlah satu-satunya penyebab. Faktor lingkungan bisa mempengaruhi perkembangan otak individu sejak bayi hingga dewasa muda, karenanya bisa sangat berperan dalam tiap kasus skizofrenia. Misalnya, infeksi virus selama kehamilan, trauma persalinan, trauma psikologis saat tumbuh kembang, atau faktor penyalahgunaan zat pada remaja. Karena itu, faktor lingkungan tetap diperhitungkan dalam etiologi skizofrenia.
Teori yang dipercaya saat ini adalah adanya perbedaan peranan gen pada tiap penderita. Seorang yang memiliki faktor genetika kuat bisa menderita skizofrenia tanpa perlu faktor lingkungan. Adapun seorang dengan faktor genetika yang tidak terlalu kuat memerlukan tambahan faktor-faktor lingkungan untuk mencetuskan gangguan.
Teori di atas didukung dengan adanya variasi manifestasi gejala klinik yang luas. Penderita gangguan ini ada yang dapat hidup normal seperti biasa, tanpa pengurangan fungsi sosialnya, dan ada yang sangat berat sehingga memerlukan perawatan psikiatri yang terus-menerus.
d. Faktor Psikososial
1) Teori Psikoanalitik
Teori psikoanalitik mengemukakan bahwa gejala skizofrenia mempunyai arti simbolik bagi pasien individual. Misalnya, fantasi tentang dunia akan berakhir mungkin menyatakan suatu perasaan bahwa dunia internal seseorang telah mengalami kerusakan. Perasaan kebesaran dapat mencerminkan narsisme yang direaktivasi dimana orang percaya bahw amereka adalah maha kuasa.
2) Teori Psikodinamik
Dasar dari teori dinamia adalah untuk mengerti dinamika pasien dan untuk mengerti makna simbolik dari gejala. Teori ini menganggap bahwa hipersensitivitas terhadap stimuli persepsi yang didasarkansecara kontitusional sebagai suatu defisit. Pendekatan psikodinamika berdasar bahwa gejala psikotik punya arti pada skizofrenia.
3. Tanda dan Gejala Skizofrenia
Tanda dan gejala skizofrenia menurut Maslim (2000 : 46)
a. Though echo : isi pikiran dirinya yang berulang atau berguna dalam kepalanya dan isi pikiran ulangan, walaupun isinya sama namun kualitasnya berbeda
b. Though isertion atau withdrawl : isi pikiran asing dari luar masuk ke dalam pikirannya oelh sesuatu dari luar dirinya.
c. Thought broadcasting : isi pikirnya keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya.
b. Waham dikendalikan (delusion of control), waham dipengaruhi (delsion of influence), waham ketidakberdayaan (delision of passivity), persepsi terhadap mistik (delusional perception).
c. Halusinasi
d. Waham menetap jenis lainnya , yang menurut budaya setempat dianggap tidak wajar dan mustahil, misalnya perihal keyakinan agama atau politik tertentu, atau kekuatan dan kemampuan diatas manusia biasa.
e. Arus pikir yang terputus atau yang mengalami sisipan, ayng berakibat inkoherensi atau pembicaraan yang tidak relevan.
f. Perilaku katatonik
g. Gejala-gejala negatif seperti sikap apatis, bicara yang jarang dan respon emosional yang menumpul atau tidak wajar, biasanya yang mengakibatkan penarikan diri dari pergaulan sosial.
h. Adanya suatu perubahan yang konsisten dan bermakna dalam suatu keseluruhan dari beberapa aspek perilaku pribadi, bermanifestasi sebagai hilangnya minat, hidup tak bertujuan, sikap malas, sikap larut dalam diri sendiri, dan penarikan diri secara sosial.
Tanda dan Gejala
a. Reaksi sikap dan tingkah laku yang tidak logis, suka tertawa-tawa, kemudian menangis, sangat irritable atau muah tersinggung sering disertai sendirian dan penuh kemarahan.
b. Terjadi kemundura psikis, kekanak-kanakan, perasaan tumpul dan tidak logis.
c. Pikiran melantur, muka (grimasem) tanpa aa stimulus, halusinasi.
d. Inkoherensi yaitu jalan pikiran yang kacau, tidak dapat dimengerti apa maksudnya, hal ini dapat dilihat dari kata-kata yang diucapkan tidak ada hubungannya satu dengan yang lain.
e. Alam perasaaan (mood affect) yang datar tanpa ekspresi serta yang menunjukan rasa puas diri, atau senyum yang hanya dihayati sendiri.
f. Waham tidak jelas dan tidak sistematis (terpecah-pecah) tidak terorganisir sebagai suatu kekuatan.
Gejala skizofrenia tak mudah dikenali. Tanda awal yang bisa
dideteksi antara lain, mudah curiga, depresi, cemas, tegang, gampang
tersinggung, dan marah. Penderita juga mengalami gangguan tidur, nafsu
makan, kehilangan energi dan motivasi, sulit mengingat dan berkonsentrasi.
Tanda lainnya, penderita merasa asing di lingkungannya, sehingga menarik
diri dari kehidupan sosial.
Gejala skizofrenia baru disadari lingkungan pada saat penderita mengalami
periode akut. Yaitu, ketika timbul gejala positif seperti gaduh dan gelisah.
Penderita tidak bisa tenang, selalu ingin bergerak. Pikirannya kacau dan
bicara melantur, penderita sering berpindah topik pembicaraan yang tak ada
kaitannya. Gejala itu disertai rasa curiga berlebihan.
Selain itu penderita mulai meyakini sesuatu yang tak wajar (delusi atau
waham), misalnya menganggap dirinya titisan Hitler atau Cleopatra, bisa juga
merasa dikejar orang atau binatang. Penderita juga merasa mendengar,
melihat, mencium atau merasakan sesuatu yang sebenarnya tak ada
(halusinasi). Karenanya penderita sering bicara atau tertawa sendiri.
Pada tahap lanjut atau kronis, biasanya penderita menjadi pasif, seperti tak
ada perhatian pada lingkungan, hidup di dunianya sendiri. Penderita tak mau
mengurus dirinya sendiri dan kehilangan perasaan serta emosi. Pada tahap
tertentu, dia menunjukkan gejala negatif seperti depresi dan menarik diri.
IX. ANALISIS FRAGMENTAL
BAUM
Garis yang dibuat S garis kontinue memperlihatkan dorongan afek dinyatakan keluar dalam perilakunya secara konstan. Garis yang ditarik S ke arah yang kurang menentu mencerminkan keragu-raguan orang tersebut dalam perihal tujuan-tujuan pribadinya. S memberikan coretan berulang pada mahkota dan batang pohon menandakan bawaha vitalitas orang yang bersangkutan juga terikat dan terpaku pada suatu penghayatan emosional pada dirinya yang pada umumnya berupa kecemasan sebagai afek yang kuat.
Akar
Akar yang diagambar adalah akar yang terbuka dapat diartikan bahwa segala seuatu masuk tanpa disaring. Struktur dorongan yang tergambar adalah tidak selektif dalam menerima impuls, struktur kepribadian sangatn lemah mngkin neurasthenis, merasa diri kurang mampu namun memiliki ambisi yang besar.
Batang
Pangkal batang lebar dari kiri dan kanan dapat diartikan adanya hambatan ke belakang dan kemuka, rasa terhambat secara menyeluruh. Artinya melihta ke belakang taku dan melihat ke depan juga takut. Biasanya prestasi di sekolah kurang baik tapi belum tentu anak yang bersangkutan itu bodoh tetapi adanya hambatan emosional. Terdapat bayangan di bagian kiri dan kanan pada batang menunjukan adanya hambatan pada situasi masa lampau dan masa depan. Menggambar sebuah lubang besar ditengah batang emandakan perkembangan S terhambat.
Mahkota
Bentuk mahkota seperti payung tertutup menandakan adanya kebutuhan akan perasaan aman dan kebutuhan besar akan perlindungan. Bentuk mahkota diberi coretan coretan berkesan bahwa orang yang impulsif, tidak searah dalam pernyataannya, gelisah, dan dengan penghayatan jiwa yang setipa kali diubah serta emosi yang selalu berubah-ubah.
DAM
Gambar pertama yang digambar S adalah laki-laki, namunjika dilihat dengan seksama S menggambar orang tersebut seperti robot karena adanya garis-garis yang terlihat seperti sendi-sendi ada kemungkinan penderita skizofrenik. Kedua gambar yang digambar S tipe body narcissist dengan pameran kekuatan otot lebih sesuai denan tipe kepribadian skizoid, sibuk dengan diri sendiridan introvert. Secara seksual ia tidakmendapatkan kepuasan benar-benra dalam hubungan sosial dan memilih fantasi.
Adanya indikasi anatomis penggambaran bagian tubuh melalui baju transparan paling sering dihubungkan dengan fantasi seksual terselubung atau tindakan seseorang yang menyimpang pada subjek lak-laki yang terus terikat impuls seksual yang infantil.
X. GAMBARAN PATOLOGIS
S dibesarkan dalam pola asuh yang diabaiakan dan tidak adanya aturan dirumahnya sehingga S tumbuh menjadi seseorang yang tidak tahu aturan dan tidak disiplin dan tidak dapat bertanggung jawab. S merupakan anak yang broken home sehingga S kurang mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya.
S memiliki gangguan yang tidak wajar merasa ingin bunuh diri ketika S SMP dikarenakan perasaa depresi dari dirinya. Dari gambar yang dibuat S hampir menunjukan bahwa S memiliki gejala skizofrenia. Dari teori yang ada hampir setiap keluhan yang di paparkan dalam etiologi gangguan masuk kedalam karakteristik seseorang yang menderita gangguan kepribadian skizotipal.
Keluarga S memiliki riwayat gangguan kejiawaan, dikatakan dalam teori skisotipal juga merupakan penyakit yang diturunkan oleh ibu kepada anaknya. Sehingga ada kemungkinan S menderita skizofrenia atau ada sedikit psikopat karena S dulu suka menyiksa binatang.
XI. KESIMPULAN AKHIR
S mengalami gangguan kejiwaan.
XII. RANCANGAN INTERVENSI
a. Melakukan konsultasi sesegera mungkin kepada psikolog
Rabu, 24 Februari 2010
CELAH WAKTU
berbeda. Rutinitas yag dijalaninya berkisar pada itu-itu saja. Membosankan.
Menjenuhka. Menjemukan.
Padahal, begitu banyak celah waktu terbentang di depan mata. Betapa banyak
aktivitas yang dapat kita lakukan untuk menyegarkan suasana, mengenyahkan
kesumpekan jiwa maupun membangkitkan semangat agar tetap menyala. Tapi tak
sedikit yang mengeluh dan berkata; aku tak dapat melakukannya.
Celah waktu. Kreativitas. Saling menunjang dan menopang.
Bagi siapa saja yang mampu memanfaatkan celah waktu, akan ada banyak hal yag
bisa dihasilkan. Kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan, kesibukan yang
membebani pikiran, dan segala apapun yang menimbulkan stress tak tertahankan
bisa disiasati dengan memanfaatkan sedikit celah waktu yang tersisa.
Kemudian, apa sajakah yang bisa kita lakukan pada celah waktu yang kita punya?
Sebagian mungkin mengatakan "just to take a rest". It's okay, karena setiap
orang pasti memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda. Sebagian mungkin
memanfaatkannya dengan kembali menekuni hobi lama, mengerjakan aktivitas yang
lain dari biasanya, atau melibatkan keluarga untuk bersama-sama melakukan
sesuatu yang lebih bemakna dan lebih mendekatkan sesama anggota keluarga.
Sehingga, kejenuhan karena rutinitas yang melilit kita, dan suasana tak nyaman
apapun yang membelit kita lantaran kesibukan yang begitu mendera, bukan lagi
menjadi permasalahan yang menghujani hati dan pikiran kita.
Sesibuk apapun kita, selalu ada celah waktu yang dapat kita isi dengan berlaksa
hal yang berguna...***
MERPATI TAK PERNAH INGKAR JANJI
yang dibintangi Paramita Rusadi? Sebagian kita mungkin mengetahuinya, pernah
menontonnya, atau sekedar tahu judul filmnya saja.
Well, bukan masalah film yang menarik perhatian saya. Tetapi sang merpati,
burung cantik yang dijadikan judul dalam film tersebut.
Merpati, diyakini sebagai satu-satunya burung yag memiliki kesetiaan sangat
tinggi terhadap pasangannya. Jika bukan maut yang memisahkannya, tak akan ia
Lantas, jika merpati saja mampu bersikap ksatria dan menjunjung tinggi kesetiaan
pada pasangannya, mampukah kita manusia berlaku sama seperti dirinya?
Hm, ternyata baru kusadari, merpatilah burung yang mestinya aku kagumi. Bukan
rajawali, elang, emprit, perkutut atau burung yang lainnya...***
, Januari 2010
Minggu, 14 Februari 2010
DAFTAR PESERTA KKN
| 1 | 110110060035 | DEDEN A CHAERUDIN | Hukum |
| 2 | 110110060372 | SALMAN FARIZI | Hukum |
| 3 | 110111060602 | ZENES SAUT P S | Hukum |
| 4 | 120111080027 | ARYA KURNIAWAN | Ekonomi |
| 5 | 120311080105 | MOCHAMAD PRABOWO SURYA N | Ekonomi |
| 6 | 140211080016 | YUNIATI LESTARI | Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam |
| 7 | 140710060073 | URAY WILDAN R | Teknik Geologi |
| 8 | 170211080006 | RISKA COBANINGRUM | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 9 | 170211080009 | HERU WACHYUDIN F | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 10 | 170211080012 | WAHYU SUDARMADI | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 11 | 170410070002 | BAHRIAWAN REKSA IMAN | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 12 | 170410070055 | WESI ILHAM FIRDAUS | Ilmu Sosial dan Ilmu Politik |
| 13 | 180411090039 | DESI PURNAMASARI | Sastra |
| 14 | 180810060025 | RICO VERDIAN | Sastra |
| 15 | 180810070029 | ENDAH KUSPITORINI | Sastra |
| 16 | 210110070060 | MUHAMMAD AZIS ADAM | Ilmu Komunikasi |
| 17 | 210110070115 | TANRIANTO ANDHIKA PUTRA | Ilmu Komunikasi |
| 18 | 210110070266 | ANGGA ADHIKA DIPOWIDAGDHO | Ilmu Komunikasi |
| 19 | J10050223 | ADITIA BAYU | Peternakan |
Rabu, 13 Januari 2010
Kuliah kerja nyata mahasiswa – PPMD – Integratif
Kuliah kerja nyata mahasiswa – PPMD – Integratif
Daftar Peserta KKN PPMD Integratif . Subang-Pagaden-Sukamulya
DPL: Ibu Herika Rainathami, S. Sos., M.SI
1. DEDEN AC. — 0856 108 3436 – FH
2. SALMAN FARIZI — 0857 2122 2421 – FH
3. ZENES SAUT — 0856 2403 1939 — FH
4. ARYA KURNIAWAN — 0819 3128 6864 — FE
5. M. PRABOWO S. — 022 9122 3020 — FE
6. YUNIATI L. — 0813 2231 6662 — MIPA
7. RISKA C. — 0813 2110 5999 — ISIP
8. HERU WACHYUDIN – 022 92523077 — ISIP
9. WAHYU S. – 081394307702 — ISIP
10. BAHRIAWAN R.I. — 085781677906 — ISIP
11. WESI ILHAM FIRDAUS — 0856 2402 3727 — ISIP
12. DESI P. — 0856 5907 7259 — FS
13. RICO V. — 0857 9302 1239 — FS
14. ENDAH K. — 0857 2413 7314 — FS
15. ADITIA B. — 0812 2360 061 — FAPET
16. M. AZIS A. — 0857 2002 0405 — IKOM
17. TANRIANTO AP — 08996026530– IKOM
18. ANGGA A.D. — 0856 7555 996 — IKOM
19. URAY W. — 085720021257—GEOLOGI
20. ACHMAD FATRIZT – 08986015138 – ISIP
Informasi KKN:
1. Pemberangkatan bersama akan dilaksanakan pada hari jumat 15 januari, kumpul di jatinangor jam 6 pagi.
2. Uang sewa penginapan sebesar rp600 rb (dikolektifkan ya)
3. Keperluan kelompok;
Laptop = Bahri
Printer = (belum ada)*
Terminal = Bahri
Tambang Plastik = Adi
Kipas angin = Uray, Zenes
Setrika = Yuni
Tikar = Sure, Heru
Rice cooker = (belum ada)*
*Teman2 siapa yang berkeinginan bawa???, sangat diharapkan partisipasinya!!!
4. Untuk yang sedang kecanduan facebook bisa saling add dan app di:
Terimakasih
desa 1
desa2GURU DULU DAN SEKARANG
GURU CILEUNGSI GURUKU
Menjadi guru ternyata menyenangkan, sebuah hal yang terkadang naik turun tergantung keadaan. Kurasakan profesi guru banyak tantangan, banyak pengalaman sekaligus banyak hiburan.
Mengapa demikian?
Karena aku mendapatkan banyak hal dari mengajar. Bukan semata materi, melainkan kesenangan diri. Ilmu yang semakin bertambah, gaji yang selalu naik (ehm-ehm...), waktu mengajar yang fleksibel, kemampuan mengembangkan diri yang cukup karena tersedianya waktu, dan juga terhubungkannya aku dengan banyak murid yang selalu memberikan banyak nuansa dan pengalaman serta pencerahan bagi diriku.
Tetapi, jangan dianggap enteng kerja seorang guru. Di balik terkesannya banyak waktu yang ia miliki, sesungguhnya pekerjaan guru tak mengenal waktu. Sebuah kebiasaan membawa pekerjaan ke rumah acap dilakukan oleh banyak guru. Mengoreksi hasil pekerjaan anak, menyusun perangkat pembelajaran, dan masih banyak yang lainnya.
Bagaimana tantangan yang dihadapi seorang guru, seiring dengan perkembangan jaman yang berimbas pada kemajuan ilmu dan teknologi? Apakah guru harus siap mengiringi, atau sebatas menatap saja tanpa usaha keras untuk turut menguasainya?
Sebenarnya, guru jaman sekarang memiliki banyak tantangan sekaligus peluang. Siapa pandai menangkap tantangan dan peluang itu, ia pula yang berhak mendapat kesempatan. Dan siapa saja yang statis dan tak mau kooperatif dengan perkembangan jaman, ia pula yang bakal terhempas dan terseok-seok dengan ketertinggalan. Ada banyak ruang dan waktu bagi guru untuk memperluas cakrawala ilmu, untuk mengembangkan diri, sekaligus memperoleh kemajuan diri.
Guru jaman sekarang dituntut memiliki kemampuan teknologi informasi, seiring kemajuan peradaban yang tak terbendung lagi. Jika jaman dulu seorang guru cukup menguasai ilmu yang berhubungan dengan disiplin ilmu yang ia ampu, maka guru sekarang dituntut menguasai ilmu secara global. Pun teknologi informasi yang memegang peran kuat dalam pengembangan diri, mutlak diperlukan oleh seorang guru, siapapun ia, mengajar apapun ia, dan dari sekolah manapun ia. Jika guru "mandeg" dan tak menyesuaikan diri, bisa dipastikan ia akan terlindas oleh kemajuan para siswa, yang notabene diakui memiliki kecepatan mentransfer dan menguasi teknologi informasi yang sangat tinggi. Jika guru jaman dulu hampir tak tersaingi oleh siswa dalam kecerdasan tertentu sehingga menempatkannya dalam zona aman dan nyaman, maka tidak demikian dengan guru jaman sekarang. Guru yang gaptek tak akan memiliki kontribusi lebih pada para siswa. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, seorang guru mesti memiliki kemauan atau "greget" untuk lebih mengembangkan diri.
Terlalu banyak perbedaan guru jaman dahulu dan sekarang. Jika guru jaman sekarang telah meningkat taraf kesejahteraannya, sebuah hal yang sangat berbeda dengan jaman guru dahulu, maka sudah sepantasnya etos kerja guru jaman sekarang tak kalah besar denga etos kerja guru jaman dahulu. Lihatlah para orang tua kita yang berprofesi sebagai guru, lihatlah bekas guru-guru kita di masa lalu yang begitu lekat denga sebutan "Umar Bakri", mereka memiliki semangat, daya juang dan tanggung jawab mengajar yang sangat tinggi.
Jika mereka, para guru kita, mampu menciptakan kecerdasan di tengah keterbatasan, bagaimana dengan kita para guru muda? Sudahkah dengan kemajuan IT yang kita kuasai, berimbas pada semangat dan etos kerja yang lebih tinggi daripada mereka? Sudahkah kita memiliki sikap yang sama seperti mereka, semata-mata ingin mencerdaskan kehidupan bangsa?
Terlalu banyak tantangan bagi guru jaman sekarang. Tantangan perkembangan jaman, teknologi informasi, ilmu pengetahuan dan yang tak kalah menariknya, kehidupan yang cenderung mengacu pada hedonisme yang kerap menggoda "iman" para guru. Selalu ada godaan di setiap pengabdian, selalu ada tantangan di balik perjuangan.
Masih banyak perbandingan yang bisa dikupas antara guru jaman dahulu dan guru jaman sekarang. Tetapi semuanya bermuara pada satu tujuan; mengabdi pada bangsa, mencerdaskan para anak bangsa.
Semoga tercapai cita-cita mulia para guru kita, para pahlawan tanpa tanda jasa, tapi pahlawan penuh tanda tanya, sekaligus pahlawan penuh tanda tangan....
(Hm, bagiamana tak penuh tanda tanya, kalau etos kerja guru biasa-biasa saja, dan bagaimana tak penuh tanda tangan, kalau hampir semua waktu guru disibukkan dengan memberi nilai dan tanda tangan pada setiap lembar ujian?).
Itulah fakta, dan marilah kita mengejar ketertinggalan, meraih banyak kemajuan, demi mencerdaskan anak bangsa, demi memajukan bangsa......***
Cileungsi, September 2009-
Senin, 11 Januari 2010
PNPM-MANDIRI

MASYARAKAT MANDIRI (PNPM Mandiri)
EVALUASI KINERJA PERSONIL
I. LATAR BELAKANG
dan terukur, dimana aspek dan indikator penilaian standard merupakan penjabaran dari tugas masing-masing pelaku. Manajemen penilaian kinerja dikembangkan lebih lanjut sebagai alat peningkatan motivasi bagi para pelaku, dimana sistem penilaian mampu mengakomodir kedua belah pihak (antara penilai dan yang dinilai), mengedepankan transparansi atas bidang yang dinilai, memberikan kesempatan atas penilaian diri sendiri, melaksanakan proses konsultasi/ pembinaan sehingga tindakan evaluatif dapat mempertemukan hasil penilaian dari masing- masing pihak. Penilaian kinerja akan dilakukan secara periodik, sehingga perkembangan kinerja pelaku dapat selalu dipantau.. Seluruh hasil pemantauan kinerja didokumentasikan menjadi sebuah dokumen penilaian. Matriks Standar Akuntabilitas Personil (MSAP) merupakan arah dalam melakukan aktifitas sesuai dengan tugas pokok serta ketercapaian output yang melekat di
masing-masing personil dengan penugasan dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK). Kesesuaian kapasitas (kemampuan) serta komitmen personil dalam menjalankan tugas serta output (keluaran), menjadi dasar dalam melakukan evaluasi kinerja personil sebagai upaya tata kelola kinerja personil yang mengarah pada ketepatan posisi personil serta strategi peningkatan kapasitas.
Evaluasi Kinerja Personil : Aktifitas/kegiatan dalam upaya penilaian kinerja berdasarkan Matriks Standar Akuntabilitas Personil (MSAP) dan Surat Perjanjian Kerja(SPK), yang dilaksanakan secara periodik,sebagai bagian dari tata kelola kinerja untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan tentang kesesuaian kapasitas (kemampuan) personil dalam melaksanakan tugasnya.
II. TUJUAN
Sebagai salah satu instrumen untuk mengukur kesesuian kapasitas personil PNPM Perkotaan, maka evaluasi kinerja sebagai bagian dari proses evaluasi personil yang dilaksanakan secara periodik, bertujuan :
- Sebagai referensi dalam pengambilan kebijakan tentang tatakelola personil sebagai dasar dalam upaya pembinaan dan pengembangan kapasitas personil.
- Sebagai dasar dalam melakukan koreksi personil tentang kinerja yang disesuaikan dengan Matriks Standar Akuntabilitas Personil (MSAP) dan Surat Perjanjian Kerja.
- Sebagai dasar dalam optimalisasi penguatan kinerja Tim (Tim Building) dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing personil.
- Sebagai dasar dalam melakukan promosi atau peningkatan potensi personil ditinjau dari kelebihan yang dimiliki sebagai upaya peningkatan karir.
- Sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pengembangan sumber daya manusia.
- ’Obyektif’, evaluasi kinerja dilaksanakan dengan mengacu pada hal yang sebenarnya, tidak mencari kesalahan, serta tidak dilandasi oleh perasaan suka atau tidak suka, tetapi lebih mengarah kepada fakta yang ada tentang kapasitas personil.
- ’Realistis’ , dalam pelaksanaanya evaluasi kinerja dapat dilaksanakan oleh semua unsur yang melaksanakan evaluasi yang sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.
- ’Tepat Waktu’, pelaksanaan evaluasi personil mengacu pada prinsip tepat waktu, dan dilaksanakan secara periodik sesuai periodisasi proses evaluasi kinerja berlangsung.
- ’Dapat Dipertangung Jawabkan’, sebagai upaya akuntabilitas, proses evalusi personil berdasarkan kinerja yang sebenarnya, dan tidak terjadi manipulasi selama proses evaluasi berlangsung.
- ’Terukur’, selama proses evalusi berlangsung mengacu pada instrumen yang telah disusun dan ditentukan sebagai dasar dalam pelaksanaanya.
- ’Terbuka’, hasil evaluasi kinerja bersifat terbuka, ada peluang klarifikasi bagi personil yang dievaluasi untuk menghindari subyektifitas pelaksana evaluasi selama proses evaluasi berlangsung.
- ’Tidak diskriminatif’, selama proses evaluasi berlangsung tidak diperkenankan adanya diskriminasi (ras, suku, agama, perempuan dan laki-laki) antara evaluator dan personil yang dievaluasi.
BAGAIMANA PENDAPAT ANDA BLOG BAHRIAWAN?
Facebook Minisite 3
r
- DERBY - CINTAILAH DIRIKU
- KAMIKAZE - PERGI SELAMANYA
- HANNAH TAN - INDAH
- MILEY CYRUS - LET'S GET CRAZY (OST HANNAH MONTANA)...
- THE BARACK OBAMA SONG
- EUROPEAN OBAMA SONG
- MICHAEL SAYS - KAU YANG KU NANTI
- THE RAIN - BOLEH SAJA BENCI
- MAIA FEAT PASTO - YANG PENTING HAPPY
- ELVEN - JENUH MENCINTA
- RESHMONU - OH ANOK ANOK
- BIP - CINTA TANPA MATA (OST I LOVE YOU OM)
- RIDHO RHOMA FEAT SONET 2 BAND - MENUNGGU (clean)
- MELISSA INDOT - KATAKANLAH (WOMEN IN LOVE)
- FARAH ASYIKIN - GET HAPPY
- MUS - TANPA CINTA KITA
- ROMANCESA - OH LUNAKU
- RASHDAN HARITH - MATAHARI
- AZMIR ARIF - MISTERI CINTA SAKTI
- MY SIN - SELALUMU
- MALA & THE BANDIT - BIRU
- RESSA HERLAMBANG - CINTA YANG KU CARI
- RAZZI MUZIK - SELAMANYA
- TIARA JACQUELINA - KATAKAN
- SYAZLIANA - ATAS NAMA CINTA
- SYAZLIANA - SYAZ 2008 FULL ALBUM
- SAMSONS - TAK BISA MEMILIKI
- THE OX - BULAN YANG SAMA (OST KAMBING JANTAN)
- DIVA GIANINA - SELAMANYA (OST KAMBING JANTAN)
- ALL ARTIST - PELAJAR BODOH (OST KAMBING JANTAN)
- CAROLINE ZACHRIE - SO RIGHT (SELALU DIHATIKU)
- SAYLA - SMOOTHY COOL
- AWAN BAND - BELENGGU
- KUBURAN - MALAM JUMAT
- KUBURAN - KENTUTMU
- SLEEQ - DAY 26 EXCLUSIVE
- DINA,BURN,CHAM,AZNIL,DIN BERAMBOI - SATU ERA
- JUANES - LA CAMISA NEGRA
- PHLOWTRON - SUARA DUNIA
- THE HANS - PENDUSTA
- T2 - MALU MALU DONG
- BAMBULA - AWAN AWAN CANTIK
- SLANK - MONOGAMI
- ANITA HARA - DASAR COWOK
- FREYA - LANGKAHKU
- ELFA'S SINGERS FEAT SHERINA - SELAMAT DATANG CINTA...
- FIVE MINUTES - PERIH
- GAIL (EX YOVIE & NUNO) KASMARAN
- CANDY - BILA
- DE AFTERNOON - WHEN I FALLIN IN LOVE WITH YOU
- DAVID (NAIF) - GILA
- DRAMA - CINTA ITU ADA
- MAWI FEAT KRU - SUJUD
- DERBY ROMERO - AMBIL JIWAKU
- MODREAD - REVOLUSI
- FAUZIE LAILY - IZINKAN
- FERDY TAHIER (VOC ELEMENT) - CINTA SELAMATKANKU
- BAIM FEAT ARTIKA - LINDUNGIMU
- ELLO - TAKKAN ADA AKU LAGI
- BALAWAN - ASAL KAU MAU
- TAHTA - KU PERGI
- COKELAT - AKHIRI
- LYLA - PERCAYAKAN
- SECTORNINE - TAK AKAN BERAKHIR
- SLANK - SLANK DANCE
- AGNES MONICA - MATAHARIKU
- DION - PERNAH KAU RASAKAN
- LOONEY - KHEYSIA
- DUNIA - YANG TERINDAH
- NAVAS - DIMANA
- YTH - AKU TAKUT ANJING
- BINTANG - HAMPA
- D'CIPS - BIDADARI
- ORBIT - JADILAH KEKASIHKU
- MARCELL - PANTASKAH
- SOPHIE NAVITA - SIAPA BILANG
- MELANIE - LAGU ANGAN
- SAYKOJI - ONLINE
- SEVENSOUL - INIKAH TEMAN
- SOUL ID - INGIN DICINTA
- MICHELLE BRANCH - THIS WAY
- SHAHRUL GUNAWAN - BUKAN DIRIMU YANG SALAH
- SUKI - G.L.B (GADIS LUAR BIASA)
- COUPLE - TENTANG KITA
- INFINATEZ - ADA MASA
- UPIN & IPIN - THEME SONG (LAGU TEMA)
- UPIN & IPIN - SELAMAT PAGI CIKGU
- ILOVU - NGGA LAGI LAGI
- 7TH SKY - HANYA UNTUK CINTA
- THE FRAY - LOOK AFTER YOU
- THE FRAY - HOW TO SAVE A LIFE
- THE FRAY - OVER MY HEAD (CABLE CAR)
- AHMAD DHANI & THE SWINGER - KILLER QUEEN
- SIMPLE BAND - GADIS SEXY JANGAN PERGI (GSJP)
- FRED EVERYTHING - LOST TOGETHER
- FRANZ FERDINAND - ULYSSES
- GYM CLASS HEROES FEAT ESTELLE - GUILTY AS CHARGED
- EFEK RUMAH KACA - KENAKALAN REMAJA DI ERA INFORMAT...
- THE FRAY - YOU FOUND ME
- SHONTELLE - T-SHIRT
- FRED EVERYTHING - LIGHT OF DAY
- GRETHA - MENANGIS TANPA AIR MATA
- CIGARETTES NATION - (CURSE OF) THE DOWNTOWN DOGZ
- KELLY CLARKSON - MY LIFE WOULD SUCK WITHOUT YOU
- EMINEM - CRACK A BOTTLE (FEATURING DR DRE & 50 CEN...
- KANYE WEST - HEARTLESS
- PINK - SOBER
- JONAS BROTHERS - LOVEBUG
- DAKMIE - DUA JIWA (OST I'M NOT SINGLE)
- SARAH AZHARI - NIKMATNYA MALAM INI
- AYU - KU PELUK DUNIA
- SHEILA ON 7 - IBU LINDA
- THE GINANS - I'M YOUR SUPERMAN
- TABU - DI MADU
- TABU - DI MADU
- NOOKIE - CINTAKU HILANG (MENINGGALKANMU)
- KOMPLOT - KONFLIK METROPOLIS
- KOMPLOT - KONFLIK
- ALIF - AKAN TIBA
- BUTTERFINGERS - 1000 TAHUN (MAHU HIDUP)
- BUTTERFINGERS - KABUS RIBUT
- IPANG - TAK ADA GANTINYA (OST SEPULUH)
- FARLAN & IKKE NURJANAH - TERDIAM
- BEE HA - KALAU KAU MENGERTI
- FAZLI ZAINAL - KALBU
- EBI AF5 - PAHLAWAN CINTA
- FAUZIE LAILY - SELALU
- ALIFF AZIZ - STOP
- RESHMONU - MALAY ALBUM SNIPET
- LAILA'S LOUNGE - STARGAZER
- MAZUR - NAFAS
- MAZUR - TINGGAL AKU
- SAM CF BAND - PERGI BUAT SELAMANYA
- SCHIZZOW FEAT PROVOKALIZT - DOPE SIAL
- SCHIZZOW FEAT SHAZZY - HIGH SCHOOL MEMOIRS
- SCHIZZOW FEAT ROOSHIE - MY VALENTINE
- SCHIZZOW FEAT ROOSHIE - LOVE LETTER
- MONOLOQUE - JIKA AKU SEORANG ROBOT
- MONOLOQUE - PEREMPUAN KALIS PELURU
- MONOLOQUE - MAKAN DALAM
- MONOLOQUE - LANGGAR LARI
- MONOLOQUE - CHINTA
- DEJA VOODOO SPELLS - ROCK N ROLL (MALAY)
- DEJA VOODOO SPELLS - WANTING YOU
- DEJA VOODOO SPELLS - I AM WHAT I AM
- DEJA VOODOO SPELLS - FIVE
- DEJA VOODOO SPELLS - EVOL
- DAYANG NURFAIZAH - LUKA
- THE VOKS - SERIUS KE
- BLIZ - MIMPI YANG MATI
- NAIMA - GA BUTUH
- DYNA FRANSISCA - SENDIRIAN
- SEURIEUS - MINUM SUSU
- BASHURA - BERI AKU CINTA
- FLOE - SUMPAH MATI AKU CINTA KAMU
- THE VIRGIN - BELAHAN JIWA
- THE SILVER - COBA BERUBAH
- POPY SOVIA FEAT MAHAKAM TRAVELERS
- NAFF - BILA NANTI KAU MILIKKU
- KAYZADA - CINTA SUCI
- SECOND CIVIL - DAN BILA
- MAHADEWI - BAYANG BAYANG
- MAHADEWI FEAT AHMAD DHANI & THE LAW - AYANG AYANGK...
- MAHADEWI FEAT THE LAW & AMANK - DEWI CINTA
- MAHADEWI FEAT THE LAW - LAKUKAN DENGAN CINTA
- MAHADEWI FEAT AMANK - KANGEN
- GLENN FREDLY FEAT RAS MUHAMMAD - KU GADAIKAN CINTA...
- NAVAS - BUMI MENANGIS
- SITI NURHALIZA - SELOKA BUDI
- ELLO - SELAMAT TINGGAL KEKASIH TERBAIK
- SEVENTEEN - LELAKI HEBAT
- RAIHAN - MENGEMIS KASIH
- LAKE OF THREE FEAT GLENN FREDLY - KEMARAU
- VIERRA - DENGARKAN CURHATKU
- 5 BLITZ - MASIH ADA AKU
- AUBREY - SELAMAT TINGGAL SAHABAT
- NADIA'S PICTURE SHOW - MENUNGGU DIRI MU
- NADIA'S PICTURE SHOW - HANYA MIMPI
- NADIA'S PICTURE SHOW - PERGI DULU
- SENYAWA - SEJATINYA CINTA
- MALIQ & D'ESSENTIALS - HEAVEN
- THE ADLY'S - TERBANG
- SITI NURHALIZA - CINTA INI
- HUJAN - MUDA
- MEET UNCLE HUSSAIN - MILK IN THE BOTTLE
- LUSCIOUS - ANGAN
- LUSCIOUS - KHABARKAN
- PUREVIBRACION - PESAN NENEK
- PUREVIBRACION - LOVE FEAT LIYANA ESTRELLA
- PUREVIBRACION - ME GAL
- PADI FEAT DANNY - APA YANG TERJADI
- GISYA - JESSY FIVE (J5)
- ARKA - BUKAN CINTA SEJATI
- ARKA - DAN BILA
- ARKA - TEMAN MANISKU
- DIA FADILA - SATU RUANG
- KRISTAL - PUTERI CINTA HATI
- RIO FEBRIAN FEAT JODY - CERITA CINTA
- SAKTI - PENCINTA WANITA
- THE MARRUAH - MIMPI BANGUN SEMULA
- THE MARRUAH - HUNNY'S HALUSINASIKU
- THE MARRUAH - NASIB HARI JADI MU
- PIRING HITAM - PENIPU
- NISKALA - MASIH DISINI
- DAZMELON - TANDA SOAL
- THE RHAMAN - SEKUTU KUAT BERANGAN
- THE RHAMAN - PUSING SANA UNTUK KE SINI
- ONE BUCK SHORT - KERANA TIADA PILIHAN LAIN
- ONE BUCK SHORT - THAT DAY
- ONE BUCK SHORT - FAST TIMES
- ONE BUCK SHORT - KHAYALAN MASA
- ONE BUCK SHORT - TEN O FOUR
- ONE BUCK SHORT - KELIBAT KORUPSI
- THEY WILL KILL US ALL - BRIGHT LIGHTS
- HUJAN - RANTAI RASA
- STATIK - NIKMAT SEMENTARA
- THE TIMES - KHAYAL KHAYALAN
- DJ FUZZ - PEREMPUAN
- BUTTERFINGERS - TERUS TERANG
- MALIQUE FEAT ELVIRA - PERGI JAUH
- CLUBEIGHTIES - GITA CINTA
- SAM CF BAND - CRAZY
- REPUBLIK - SUDAH CUKUP
- JOANNA & CO - PELANGI
- NADIA'S PICTURE SHOW - TERBANG JAUH
- BUTTERFINGERS - NGILU
- THE TITANS - TANPAMU
- THE SISTER - CINTA
- BUNGA CITRA LESTARI - HANYA UNTUKMU (OST SAUS KACA...
- SUGAR LOVE COOKIES - TIADA LAGI
- SUGAR LOVE COOKIES - CINTA SUKA SUKI
- SUGAR LOVE COOKIES - BIBIR MERAH
- SUGAR LOVE COOKIES - BIDADARI
- NB - KAU PERGI
- GREY SKY MORNING - BILA BILA MASA KITA BERDANSA
- BUNKFACE - BUNK ANTHEM
- ASBAK - TERNYATA SALAH MENGENALMU
- LALA - WHAT ABOUT YOU
- OPICK - CINTA SETULUS JIWA (OST HAREEM)
- BABY - CINTA TERLARANG
- FUDDY DUDDY - KU AKHIRI
- THE FAMOUS - TAK MAMPU AKU
- TEN 2 FIVE - I MISS U
- INPOP - COBALAH MENGERTI
- KIRANA - BUAT DIA CINTA
- LYDIAS DIERY - BEAUTY AND THE BEAST
- LYDIAS DIERY - TEARS OF DAYANA

















































